Dariman Kelas IV
Pagi sekali dariman berangkat sekolah,saking penasarannya dariman akan di walikelasi oleh guru siapa,dariman seperti tidak sabar menunggu wali kelas yang barunya.dalam hati dariman selalu berkata kata siapa wali kelas baruku nanti…..?,apakah pak hartoyo,…?apa siapa………..?mungkin dariman suadah merasa di rugikan di kelas III nya.dariman tidak mau rugi yang ke dua kalinya.
Bel sekolahpun berbunyi,hati dariman berdebar debar,menunggu guru siapa yang akan masuk ke kelasnya.detak jantung dariman bergetar kencang,seperti………..?
Lega rasanya setelah yang masuk ke kelas IV bukanlah pak hartoyo,pagi itu yang masuk ke kelas IV Pak Guru Saijan,tenang hati dariman setelah Pak Saijan masuk ke kelas IV.dariman sekarang di walikelasi oleh Pak Saijan,Pak Saijan termasuk guru faforit di sekolahan,hampir semua murid yang pernah di ajar Pak Saijan pasti menilainya baik,dan siapa sih yang tidak kenal Pak Saijan di sekolah………………..?
Hari pertama Pak Saijan mengisi kelas IV dengan acara perkenalan,perkenalan ini di ulai dari Pak Guru Saijan lalu di lanjutkan murid murid dari bangku paling depan sebelah kanan dan seterusnya sampai ke belakang.perkenalanpun berakhir hari pertamanya pak saijan tidak memberikan pelajaran,pak saijan cuma memberi sedikit pengetahuan pengetahuan saja,dariman dengan penuh prasaan senang untuk membuka lembaran barunya di sekolahan setelah merasa jatuh.
Dariman sekarang bangkit,dariman sekarang bukan dariman waktu di kelas III,dariman sekarang adalah dariman yang penuh dengan semangt juang untuk mendapatkan kembali apa yang pernah dulu miliki.sekarang darimanpun terpilih sebagai ketua kelas lagi,ternyata kepercayaan teman teman terhadap dariman masih besar,dariman tetap diajukan sebagai ketua kelas.
Di kelas IV dariman mendapat tugas dari Ibu Kepala Sekolah untuk mewakili lomba nyanyi mocopat,kenapa Ibu Kepala Sekolah memilih dariman untuk mewakili sekolahannya,,,…?daariman di pandang guru punya sedikit ketrampilan bernyanyi,mungkin daiman sering teriak teriak,…dan mungkin teriakannya punya nada ,…jadi gurupun bisa menilai.
dariman dengan dilatih oleh pak saijan bernyanyi mocopat hampir setiap pulang sekolah dariman datang ke rumahnya,memang rumahnya pak saijan tidak terlalu jauh sih dari dariman paling 3km,dariman dengan bersepeda tiap sore menuju rumahnya pak saijan selama 3 hari, ya…….karena dariman cuma di kasih waktu untuk belajar cuma 3 hari,darimanpun terus belajar,sambil bersepeda,sambil mandi,sambil apa aja kalo ada waktu luang dariman selalu belajar bernyanyai.
Dengan waktu yang cukup singkat,dariman selalu menyempatkan untuk belajar bernyanyi demi membela sekolshan tercintanya,dengan harapan dariman bisa mendapat juara I lomba nyanyi mocopat tingkat kecamatan.
Haripun tiba saatnya perlombaan di mulai,dariman dan pak guru saijan berangkat ke SD Nogoraji,memang pas pelaksanaan lomba di adakan di SD Nogoraji,sesampai disana dariman dan pak saijan mengisi daftar hadir dan sebagainya,sambil menunggu no urut,dariman tak hentinya belajar, walaupun dalam hati……
Selang beberapa menit dariman di panggil,dariman pun maju ke depan untuk melaksananklan lompa nyanyi mocopat,hati dariman deg degan,dengan hati deg degannya dariman terus bernyanyi,setelah selesai dariman melaksanakan tugasnya dariman dan pak saijan tidak menunggu hasil perlombaan karena hasil perlombaan akan di umumkan sore hari,dariman pun pulang kesekolahan,sesampai di sekolahan dariman di tanya temen temen,dariman pun mrenjawab dengan jujur.
Setelah itu dariman di perblehkan pulang lebih awal oleh Ibu Kepala Sekolah,tak tau kenapa dariman di pulangkan lebih awal…Ibu Kepala Sekolahpun mungkin punya alasan sendiri.darimanpun pulang kerumah sendirian,karena temen temennya belum ada yang pulang kaya julipun belumpulang,susi juga belum pulang,dariman sendiri di jalan.
Sesampai di rumah dariman di tanya nenenya,
Nene beretanya: Man kenapa pulang lebih awal.?
Aku jawab: Tidak tau nek,ibu kepala sekolah nyuruh aku pulang awal,tadi dariman habis ngikutin lomba sih nek.
Nene bertanya: Gimana lombanya….?juara bera[pa;?
Aku jawab.: Lombanya asyaik nek,tapi hasilnya belum di umumin.
Perbincangan dariman dengan nenenyapun berakhir,dariman bergeas ganti pakaian dan langsung berangkat bermain kerumah temennya.
Siang itu dariman bermain dengan parsini,di rumah parsini dariman bermain kelereng,parsini anak perempuan tapi pinter main kelerengnya,darimanpun di kalahkannya.setelah beberapa saat datanglagi seorang anak,diapun dengan sendirinya bergabung bermain kelereng.suasana menjadi ramai setelah beberapa anak bertambah banyak.tidak terasa waktupun semakin siang,dariman di panggil nenenya di suruh pulang untuk makan siang dulu,darimanpun lari kerumah dan makan siang bersama neneknya.
Hari itupun terlewati,esok harinya sesapai dariman di sekolah dariman mendapat kabar dari Pak Guru Sijan bahwa dariman mendapat juara III loma nyanyi mocopat tingkat kecamatan.dengan hasil itu dariman merasa senang,dengan usaha yang di lakukan dariman tiap hari ternyata mendapatkan hasil,ya…walaupun cuma mendapat juara III itu sudah lumayan.
Hari demi hari berlalu hingga pada akhirnya tes catur wulan I tiba saatnya,saat itulah dariman akan menunjukan bahwa dariman adalah master di kelasnya,menjelang tes caturwulan dariman dengan giat belajar,baik belajar kelompok atau belajar di rumah sendiri.
Tes caturwulan I pun berjalan dengan lancar,dariman menunggu hasil buku raportnya,tak sabar dariman ingin mengetahui nilai hasil belajarnya selama ini,hari yang di tentukan Ibu Kepala Sekolah untuk pengambilan buku raport pada hari sabtu,hari sabtu itu dariman menyuruh nennya mengambil buku raport ke sekolahan.dengan bangga hati dariman setelah mendapatkan buku raportnya ternyata dariman masih bisa menjadi master di kelasnya,bangga sekali dariman pada saat itu,saking senangnya dariman memeluk nenenya di sekolahan tanpa rasa malu pada temen temennya.darimanpun pulang bersama nenenya.
Hari demi hari terus berjalan seiring dengn waktu,dariman hari harinya dipenuhi dengan kegiatan kegiatan seperti biasanya,waktupun terus berlalu hingga pada akhirnya nene jatuh sakit,setelah nene sakiit orang tua darimanpun pulang kampung,
Setibanya orangtua dariman di kampung,dariman merasa senang bisa berkumpul kembali denhgan orang tuanya,waktu itu kakak sulung dariman tidak ikut pulang karena kakanya sibuk kerja dan tidak boleh ijin pulang sama bosnya,dariman dan keluarga berkumpul di rumah mbah sandon.
Sekian lama nene sakit,hingga pada akhirnya nenenya dariman meninggal dunia,betapa sedihnya hati dariman setelah di tinggal nenenya,dariman murung di kamarnya dengan perasaan sedih,semua keluarga merasa sedih,dan kakanya darimanpun pulang kampung setelah mendengar nenenya meninggal dunia.setelah selesai pemakaman dariman dan semua keluarga dan kerabat berkumpul dalam suasana berkabung.
Setelah nene meninggal,keluarga Bpk Hadipawarso memutuskan untuk tetap tinggal di kampung,dan kakaknya dariman tetap berangkat ke Bandung lagi.hari hari dariman dan keluarganya di kampung sangat sederhana sekali,dengan kesederhanannya sampai sampai darimanpun kadang ikut bekerja membantu orangtuanya,kadang dariman bekerja di tempat sebelahnya ikut membantu mengurusi tanaman,kadang juga dariman bekerja ngumpulin batu kali untuk di jual,dariman sering bekerja sehabis pulang sekolah.
Hingga pada akhirnya tugas belajarnya terbengkalai dan dariman harus menerima kenyataan itu.dariman harus bisa bekerja keras.
Pada kenaikan kelasnya dariman ternyata masih bisa mempertahankan prestasinya.walaupun harus bekerja keras membantu orang utanya.
DIarsipkan di bawah: SEKOLAH
apa bener ceritanya begitu mas…..?